Sulit.

Jadi kepada engkau, yang matanya pernah bertubrukan dengan mataku.
Lantas hadirlah perasaan ini.
Maaf jika untuk sementara.
Aku memilih menjauh..
Merenggangkan jarak.
Memeluk sabar erat-erat..
Menggenggam rindu rapat-rapat..

Walau karena nya ,
aku mesti tega mengelupas perasaan.
Fitrah yang ingin senantiasa bersua dengan dirimu.
Ah sudahlah ...
Padamu kuucapkan terimakasih.
Sebab mau menjadi lakon dalam panggung kehidupanku..

Namun sekali lagi maafkan..
Maaf untuk sekarang seperti inilah dulu ceritanya..
Yakni, diantara kita tetaplah menjadi orang lain..
Sebelum semuanya siap ,
aku adalah aku dan kamu adalah kamu.. Perasaan ini tak lantas membuat aku dan kamu menjadi kita kan?

Sulit ? Sama.




Puisi aby A Izzuddin
Dari buku Pamit.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer