Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Dipenghujung 25

Di penghujung dua puluh lima, aku berhenti sejenak. Bukan karena lelah, tapi karena ingin benar-benar merasakan Betapa jauh perjalanan ini membawaku. Banyak hal yang berjalan tak sesuai rencana, banyak juga yang justru datang di luar dugaan. Tapi dari semuanya, aku belajar : Hidup tak pernah salah arah, hanya butuh waktu untuk dipelajari, difahami dan diikhlaskan. Terima kasih, Tuhan, untuk setiap detik yang masih Kau titipkan, untuk napas yang terus berulang, untuk doa yang tak selalu lantang tapi selalu Kau dengarkan. bahkan untuk setiap ingin yang belum sempat kuucapkan, tapi sudah Kau kabulkan. Terima kasih juga, untuk orang-orang yang Kau hadirkan yang menguatkan saat dunia terasa berat, yang menghangatkan hati, menyapa diri saat sepi menyelimuti, yang tidak terlihat, tapi diam-diam mendoakan Mereka adalah bagian dari alasan aku masih bisa tersenyum dan semangat melanjutkan hari. Untuk diriku  Terimakasih, Untuk tetap berani di hari-hari yang sunyi. Untuk tidak menyerah saat s...

Postingan Terbaru

Eid Mubaarak

Ikhlas di Jalan Bakti

Purna

Sesal

Selamat Tinggal

Antara Dua

Sadar

Menuju Penghujung

Semoga

Terbaik

Pasti

Datang dan Pergi

Ruang Ridha

Untukmu

Terimakasih

Lapang dada

Lagi

Selamat.

Prasangka

Berpapasan

Menuju Penghujung

Jahat

Bertambah

Abi Hebatku

Tuntas

Nasihat

Suaramu

Melanjutkan

Ucapan

Si Gaenakan

Yang Baru

Guru

5.6 SR

Versi Terbaik

Waktu Luang

Menunda

Menuju 23

Menahan Rindu

Berlaku Dewasa

Pulang

Menyalahkan

Ekspektasi

17.20-19.05

Chat

Berkabar

Ummi

Dilema

Terpaku

Simpan saja

Henti

Ucapan

Mundur

Sungkan

Tak Ada

Adaptasi

Nostalgia

Terjeda

Porsi Syukur

Merelakan

Amanah

Bisa

Kabar 2

-

Menangislah

Menuju 23

Menuju 22

MENUJU 22

JANGAN BOSAN

BUTUH

PROSES

Sampai

CUKUP

PRIORITAS

MUDAH SAJA

Mampu

Aku bisa

Lupa dan Luka

Centang Biru

Rindu

Surat Rindu

Andai

Arti

Tidurlah

Air Mata Taubat

Pergi

Tutup Telinga

Beberapa

Tahan

COVID 19

Mom

Arah

Siapa aku

Mestikah?

Siapa

Titipan kado dari Mahasiswa

Usia

MAAF

Entahlah

Kelabu

Kabar

Menutupi yang Pergi

ASING

Lagi

Sulit.

Teman dalam ingatan

Pergi