Titipan kado dari Mahasiswa

Oleh : Fajar Piero dan Matapena

Aku hanyalah seorang anak petani yang memiliki banyak mimpi, mimpi untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Menjadi lebih baik bagi keluarga ku, menjadi lebih baik bagi agama ku,menjadi lebih baik bagi orang-orang sekitar ku, dan menjadi lebih baik untuk cita-cita ku, cita-cita mulia dari tanah tercinta. Ya, aku mempunyai cita-cita yang tercukup sulit bagi mereka yang tidak sepenuh hati menjalankannya, butuh kesabaran, keuletan, dan butuh keteguhan hati.
Oleh karena itu untuk dapat mewujudkan cita-cita ku ini, aku menuntun ilmu di salah satu perguruan tinggi yang ada di Depok, Jawa Barat. STEI SEBI, di sanalah aku menuntut ilmu dan mengasah kemampuan ku. Kampus ku sudah tak asing lagi di masyarakat dalam menghasilkan lulusan yang unggul. Lulusan kampus ku memang sudah terkenal di Depok untuk bagian tenaga pengajarannya. Kami dituntut untuk menjadi seorang ahli Ekonomi yang ber akhlakul qarimah yang memiliki kompetensi yang lebih dalam kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan social. Itu lah yang membedakan lulusan SEBI dengan kampus-kampus lainnya,

Kampus ku memang tak sebesar kampus-kampus yang lain, tapi aku tetap bangga dengan kampus ku. Hijau toska. Itu lah yang identik dengan kampus ku. Hijau merona, hijau berderah, dan hijau yang suci. Mahasiswa-mahasiswa berlalu lalang di pagi hari untuk memulai aktifitas pagi, dengan semangat dan motivasi, untuk menjadi seorang ahli ekonomi  di kemudian hari. Forum-forum diskusi terlihat di kala siang hari, memberi warna di kampus nan hijau asri. Pepohonan yang berdiri sejajar, memberi kesejukan tersendiri. Pohonnya yang rimbun, daunnya yang gugur, memberikan kenikmatan tersendiri bila kami berdiskusi di bawah pohon tersebut.

Hijau kampus ku, hijau toska almamater ku, dan hijau asri lingkungan ku. Di sini sebuah langkah untuk masa depan yang lebih cerah berawal, langkah demi langkah menentukan apa yang terjadi di kehidupan ku di masa yang akan datang. Akankah aku menjadi seorang ahli ekonomi yang professional dan berjiwa Robbani sesuai akidah agama atau hanya seorang ahli ekonomi yang mengharapkan jabatan saja.
Berbagai tunas bangsa kau cerdaskan
Bermacam kebodohan pula kau hapuskan
Kau lah sumber cahaya ilmu abadi
Sampai kapanpun takkan  pernah mati
Sekolahku kau kan ku rangkai dilubuk hati

Menjaga nama baikmu adalah janji suci
Terang cahayamu ku telusuri walau jalan berduri
Tetesan ilmumu membentuk kepribadian yang hakiki
Lentera hati mendo’akan pengabdianmu

Menembuskan cakrawala kehidupan tanpa batas
Semoga langkahmu semakin lebih baik
Sebuah ucapan ulang tahun kado Dari Mahasiswa

Detik berlalu tanpa meninggalkan jutaan makna
Menit berubah menjadi Jam yang terisi Lingkaran-Lingkaran Ilmu
Hingga jam Berganti  masa Pencarian Ilmu Abadi
Bergerak lah perlahan hai sang waktu Berhenti lah sejenak walau tuk sekali

 Selamat ulang tahun saya ucapkan
Biarpun tak semahal berlian Meskipun tidak sewangi bunga mawar
Dan tak seindah rangkaian puisi Hanya kalimat sederhana yang merangkum semuanya Dengan doa di setiap kata yang terucap
 Haruskah meniup lilin ketika kamu berulang tahun? Pentingkah saling melempar kue yang tak termakan?Wajibkah memotong Tumpeng Penuh warna_warni Rekayasa?
 Perlu kah kita membiarkan diri berfoya foya?
 Kadang hadiah terbaik datang dari sebuah pemahaman. Maka merenung lah sejenak di hari kelahiran mu. Kamu sudah bertambah dewasa sekarang
Jutaan Kepala Tunas didikMu Mendo’akan mu Sebagai Kado Istimewa
Di hari pertambahan UsiaMu.

Kampus ku, akan menjadi kebanggaan ku, akan menjadi bukti perjalanan ku, dan kisah hidupku.

Selamat Milad STEI SEBI ke 21
Bangga Menjadi Mahasiswa STEI SEBI

Depok, 29 oktober 2019
(Azhar, Didah, Henay, Sarah, Ka Hammam)

Komentar

Postingan Populer