Air Mata Taubat

Ada saatnya merasa dunia meragukan hadirmu
Ada saatnya orang sekitar acuh, bak lupa kebaikanmu.
Ada saatnya teman terbaik, tutup telinga tak peduli dengan lukamu.

Bahkan, saat diri sendiri mulai tak percaya dengan ke-khasan hidupmu.
Tak percaya diri dengan berbagai sikap bijakmu.
Merasa hina dengan jutaan khilafmu.

Menangislah, biarkan cairan itu mengucup  basahi kulit pipimu.
Menangislah, gelarkan sajadah terbaikmu.
Menangislah, seberapapun dosamu Dia kan selalu ada untukmu.
Menangislah, kelak air matamu melapangkan dirimu dari beban yang tak sanggup kau pikul.
Dan akan menyelamatkanmu dari siksa yang menghantuimu.


-pingdi

14 Mei 2020
Perlombaan Puisi Air Mata
Penerbit Binar Media

Komentar

Postingan Populer