Antara Dua
Terlalu sibuk dengan pertanyaan "siapa"
Padahal Allah telah menuliskan di buku taqdir-Nya.
Terlalu khawatir dengan pertanyaan "bagaimana nanti bertemunya"
Padahal itu bukan klimaks hidup kita di dunia.
Setiap waktu, dihabiskan dengan memikirkan dua pertanyaan yang sama.
Padahal setelah diberikan jawaban, hidup terus berjalan.
Antara jodoh dengan kematian, siapapun yang meminang lebih dulu, dua-duanya harus benar-benar disiapkan.
Bedanya, mati itu pasti. Sedangkan Jodoh, di dunia ada yang tidak Allah beri.
Komentar
Posting Komentar